:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1513373/original/086468000_1487591708-clitoris-2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Klitoris terasa gatal cukup umum dialami wanita. Ada penjelasan berbeda soal penyebab gatal pada klitoris, tergantung diagnosis, apakah wanita yang bersangkutan mengalami keputihan atau tidak.
Penyebab yang paling sering klitoris gatal yakni infeksi jamur. Jika Anda diberi resep obat antijamur dan tidak efektif, maka gatal bisa disebabkan bakteri dari tangan, kotoran, dan bahkan dermatitis kontak--peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu.
Pakar kesehatan Judith Mairs-Levy menjelaskan, ada juga penyebab lain klitoris gatal, seperti kepekaan terhadap bahan kimia, sabun, dan parfum.
"Stres juga dapat memicu rasa gatal, jadi tanyakan pada diri Anda, 'Apakah aku mengalami banyak stres belakangan ini?' Dehidrasi dan kekeringan, folikel rambut yang terinfeksi; reaksi negatif terhadap bahan dari celana dalam juga membuat klitoris gatal," jelas Judith, dikutip dari SteadyHealth, Minggu (23/9/2018).
Simak video menarik berikut ini:
Apa benar vagina wanita jadi lebih longgar setelah melahirkan?
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Cek Beberapa Penyebab Klitoris Terasa Gatal"
Post a Comment