:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2364957/original/080074000_1537613881-20180922-Dana-Kampanye-4.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, mengingatkan, pemenangan Pilpres dan Pileg 2019 adalah satu tarikan nafas bagi partai koalisi pengusung. Karenanya, dia mengingatkan, jika caleg dari 9 partai koalisi tak mensosialisasikan paslon nomor 01, akan terancam sanksi.
Hal ini disampaikannya dalam konsolidasi Tim Kampanye Daerah tingkat Kabupaten/Kota di Jatim, Jumat (16/11/2018). Hadir dalam acara Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin dan ratusan anggota TKD.
"Semua agar bergerak mengamankan teritorial masing-masing. Seluruh caleg baik dari PDI Perjuangan, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, PSI, kalau tidak menyosialiskan Pak Jokowi-Kiai Maruf akan diberikan sanksi. Apa yang saya sampaikan adalah rekomendasi Rakernas TKN Koalisi Indonesia Kerja," ucap Hasto.
Untuk sanksinya terhadap caleg yang bandel diserahkan ke masing-masing parpol. Jika PDIP akan dilakukan pemecatan.
"Pemecatan kita berikan," tegas pria yang duduk sebagai Sekjen PDIP ini.
Dia juga mengingatkan, caleg yang enggan menyosialisasikan Jokowi-Ma'ruf, yang dimana ada partai pengusung lain sedang gamang, maka caleg itu tidak bisa membaca apa yang terjadi dengan Demokrat.
"Banyaknya negative campaign yang dilakukan, mungkin menjadi alasan tidak nyamannya Pak SBY di koalisi Prabowo tersebut. Terlebih Capres, Cawapres, Ketua Tim dan unsur bendahara, semua berasal dari Gerindra. Jadi apa yang didapat Mas AHY," ungkap Hasto.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2Q09sp1Bagikan Berita Ini
0 Response to "Timses: Caleg Tak Sosialisasikan Jokowi Terancam Kena Sanksi"
Post a Comment