:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2333938/original/038351100_1534596884-20180818-Tari-Saman-Kolosal-di-Pembukaan-Asian-Games--PRADOLO-6.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Banyak pihak yang tak menyangka Asian Games 2018 berjalan sukses dan begitu meriah. Masyarakat berbondong-bondong untuk datang langsung ke venue. Menurut Ketua Inasgoc Erick Thohir, ada satu faktor pemicu suasana tersebut.
Padahal, Indonesia sendiri memiliki waktu yang sangat sempit untuk mempersiapkan diri menuju Asian Games 2018. Itu karena mereka ditunjuk sebagai tuan rumah setelah Vietnam mengundurkan diri. Keputusan itu baru diambil pada Maret 2016.
Dalam waktu hanya dua tahun tiga bulan, Indonesia harus membenahi diri untuk berbagai hal. Mulai dari renovasi venue, mempersiapkan atlet, hingga mengatasi masalah non teknis, salah satunya adalah kemacetan di Jakarta.
Di luar dugaan, minimnya waktu persiapan tak jadi rintangan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Justru, antusiasme dari masyarakat begitu besar. Baik ada atau tidak ada atlet Indonesia yang bertanding, hampir semua venue terisi penuh.
Mengenai hal itu, Erick mengungkapkan faktor utama yang membuat euforia Asian Games 2018 begitu terasa. Faktor tersebut adalah kemegahan dari opening ceremony yang dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 18 Agustus 2018.
"Saya rasa ada key factor yang penting. Opening kita yang luar biasa, membuat masyarakat kita sangat percaya bahwa kita bangsa besar. Karena memang di opening itu kita selebrasi Indonesia untuk dunia, kita menunjukkan identitas kita untuk dunia," kata Erick saat Konser Terima Kasih Indonesia untuk Para Juara di Studio 5 Indosiar, Selasa (4/9/2018).
LUAR BIASA!! Bak LED, 1500 Penari Ratoh Jaroe Membuka Opening Ceremony Asian Games 2018
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Opening Ceremony Jadi Kunci Sukses Euforia Asian Games 2018"
Post a Comment